
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membangun 10 Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Simeulue, Aceh. Proyek ini sudah resmi dikontrakkan dan pembangunannya dimulai tahun ini, dengan beberapa lokasi telah mulai dikerjakan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulue, Supriman Juliansyah, menjelaskan bahwa “seluruh proyek kampung nelayan sudah berkontrak dan dibangun tahun ini. Bahkan sudah ada yang mulai mengerjakan pembangunan kampung nelayan.” Dana untuk proyek ini bersumber dari anggaran KKP tahun 2026.
Investasi untuk setiap kampung berbeda-beda, mulai dari Rp4 miliar hingga Rp9,8 miliar per lokasi. Desa Langi dan Desa Lugu Sebahak menjadi lokasi dengan nilai anggaran pembangunan terbesar di antara semua proyek ini.
Kesepuluh kampung nelayan akan tersebar di berbagai kecamatan di Simeulue. Lokasi-lokasi tersebut mencakup Desa Lugu Sekbahak, Muara Aman, dan Sambay di Kecamatan Teluk Dalam; Desa Langi dan Kampung Aie di Kecamatan Simeulue Tengah; serta Desa Amaiting Mulia dan Linggi di Kecamatan Simeulue Timur.
Proyek ini juga akan mencakup Desa Kahad di Kecamatan Teupah Tengah, Desa Nasrehe di Kecamatan Salang, Desa Latiung di Kecamatan Teupah Selatan, dan Desa Sigulai di Kecamatan Simeulue Barat. Dengan pembangunan infrastruktur nelayan ini, diharapkan kehidupan ekonomi masyarakat pesisir di kepulauan terluar Aceh dapat berkembang lebih baik.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Wilmar Raih Laba Rp4,7 Triliun, Tapi Laba Inti Justru Turun 25 Persen

Data Statistik Tunjukkan Kebakaran Lahan dan Perluasan Sawit Tak Punya Hubungan Kausal

PTPN IV Lepaskan 60 Ribu Bibit Ikan ke Sungai Riau, Jaga Ekosistem Sekaligus Dukung Pangan Lokal

