
Kereta api ternyata jadi pilihan transportasi favorit anak muda. Data PT KAI wilayah Semarang menunjukkan, dari Januari hingga September 2026, sebanyak 1,57 juta penumpang berusia 13-28 tahun (generasi Z) menggunakan layanan ini. Angka itu cukup signifikan, karena pengguna muda menjadi kelompok penumpang terbesar kedua setelah kelompok usia 29-44 tahun yang mencapai 1,15 juta orang.
Dalam kelompok generasi Z sendiri, yang paling banyak adalah remaja usia 13-18 tahun. Menurut Luqman Arif, Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, “Penumpang dengan rentang usia 13 sampai 18 tahun paling mendominasi, mencapai 40,73 persen dari total jumlah pelanggan selama periode Januari sampai September 2026.” Total penumpang semua usia di wilayah ini mencapai 3,8 juta orang.
Tingginya angka pengguna muda ini membuat KAI perlu lebih cermat memahami apa yang dibutuhkan pelanggan mereka. Setiap kelompok usia punya kebutuhan berbeda—dari kemudahan cari informasi perjalanan, cara beli tiket yang praktis, hingga kenyamanan menunggu di stasiun dan selama di gerbong.
Luqman mengatakan perusahaan akan terus evaluasi layanan dengan tetap menjaga keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu. “Oleh karena itu, evaluasi pelayanan terus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan pelanggan, sekaligus menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan,” ujarnya. Dengan strategi ini, KAI berharap kereta api bisa menjadi andalan semua generasi untuk berpergian.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Wilmar Raih Laba Rp4,7 Triliun, Tapi Laba Inti Justru Turun 25 Persen

Data Statistik Tunjukkan Kebakaran Lahan dan Perluasan Sawit Tak Punya Hubungan Kausal

PTPN IV Lepaskan 60 Ribu Bibit Ikan ke Sungai Riau, Jaga Ekosistem Sekaligus Dukung Pangan Lokal

