
Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung 14-18 Oktober di Tangerang, Banten, membawa hasil menggembirakan bagi pelaku usaha lokal. Sebanyak 19 kesepakatan bisnis berhasil ditandatangani dengan mitra dari kawasan Afrika Tengah, khususnya Kamerun, dengan total nilai potensi bisnis mencapai 60 juta dolar AS atau setara Rp1,08 triliun.
Kesuksesan ini dimulai dari pertemuan strategis yang difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde, Kamerun. Pada forum bisnis Indonesia-Kamerun kedua yang diadakan Jumat (16/10), sebanyak 81 delegasi bisnis dari Afrika Tengah berkesempatan bertemu langsung dengan pengusaha Indonesia. Dari pertemuan ini, 11 kesepakatan bisnis langsung diteken di tempat.
Beberapa kesepakatan mencakup proyek skala besar. PT Asindo Tech, perusahaan rekayasa dan konstruksi dari Lampung, meraih kontrak pembangunan pabrik pengolahan tapioka dan biogas bersama Nego Titans Plc dari Kamerun senilai 15 juta dolar AS di Diang, Kamerun, dan 10 juta dolar AS di Republik Afrika Tengah. Perusahaan yang sama juga menjalin kerja sama penambangan pasir Sungai Sanaga dengan nilai 8 juta dolar AS.
Di sektor pertanian, PT Turrima Agro Mass dari Sragen, Jawa Tengah, berhasil menutup kesepakatan pembangunan pabrik pupuk organik di Kamerun bersama TMG Investment senilai 15 juta dolar AS. Kedua perusahaan telah menjalin hubungan bisnis impor pupuk organik selama sembilan tahun. Sementara itu, PT Sri Tani Internasional membuka peluang baru dengan mengikat kesepakatan penyerapan surplus produksi tapioka ke pasar global, senilai 5 juta dolar AS per tahun.
Hasil TEI 2026 membuktikan bahwa pasar Afrika Tengah masih menyimpan potensi ekspansi besar bagi UMKM dan perusahaan lokal Indonesia. Kombinasi fasilitas pemerintah, partisipasi aktif pengusaha, dan kebutuhan riil mitra internasional menciptakan ekosistem bisnis yang saling menguntungkan di kawasan yang masih tergolong untapped market bagi eksportir Indonesia.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Wilmar Raih Laba Rp4,7 Triliun, Tapi Laba Inti Justru Turun 25 Persen

Data Statistik Tunjukkan Kebakaran Lahan dan Perluasan Sawit Tak Punya Hubungan Kausal

PTPN IV Lepaskan 60 Ribu Bibit Ikan ke Sungai Riau, Jaga Ekosistem Sekaligus Dukung Pangan Lokal

