
Dinas Perdagangan Kota Palembang menghadirkan solusi praktis bagi warga yang ingin berbelanja kebutuhan pokok tanpa harus menguras kantong. Sejak pertengahan Oktober 2026, pemerintah daerah menjalankan operasi pasar murah di empat lokasi strategis untuk menekan dampak kenaikan harga dan menjaga ketersediaan barang-barang essensial.
Program ini melibatkan Perum Bulog dan sejumlah distributor lokal sebagai mitra penyedia. Kepala Bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan Disdag Palembang, Elsa Noviani, menjelaskan bahwa “Operasi pasar murah ini digelar sebagai upaya pemerintah guna membantu masyarakat agar dapat membeli sembako murah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.”
Pasar murah diselenggarakan bertahap di empat zona: Kecamatan Sematang Borang, Sako, Sukarami, dan Ilir Barat Satu. Jadwal pelaksanaan dimulai dari 12 Oktober dengan lokasi pembukaan di Sukarami, kemudian berlanjut ke kecamatan-kecamatan lainnya pada hari-hari berikutnya.
Daftar harga yang ditawarkan jauh di bawah rata-rata pasar. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp57.000, minyak goreng Minyakita Rp14.700 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, sagu Rp9.500 per kilogram, dan daging kerbau Rp100.000 per kilogram.
Selain bahan baku pokok, pasar murah juga menyediakan produk olahan siap saji seperti nugget dan sosis, ditambah berbagai pilihan buah dan sayuran segar dengan harga yang sama-sama kompetitif. Pembeli dapat langsung datang tanpa perlu memenuhi persyaratan khusus apapun.
Inisiatif ini diharapkan dapat meringankan beban finansial masyarakat Palembang dalam menghadapi volatilitas harga kebutuhan sehari-hari. Lokasi paling mudah dijangkau ada di Lapangan Bola Karang Anyar, Kecamatan Ilir Barat Satu, yang siap melayani pada pagi hari sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Wilmar Raih Laba Rp4,7 Triliun, Tapi Laba Inti Justru Turun 25 Persen

Data Statistik Tunjukkan Kebakaran Lahan dan Perluasan Sawit Tak Punya Hubungan Kausal

PTPN IV Lepaskan 60 Ribu Bibit Ikan ke Sungai Riau, Jaga Ekosistem Sekaligus Dukung Pangan Lokal

