Pertamina Patra Niaga Perluas Jaringan LPG 3 kg Melalui 966 Koperasi Desa

Pertamina Patra Niaga Perluas Jaringan LPG 3 kg Melalui 966 Koperasi Desa

Pertamina Patra Niaga terus memperkuat distribusi energi ke pelosok dengan melibatkan koperasi lokal sebagai mitra penjualan. Hingga Oktober 2026, sebanyak 966 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah menyediakan layanan penjualan LPG 3 kilogram, dengan 33.347 tabung telah beredar di berbagai wilayah Indonesia.

Strategi ini didukung oleh 285 agen pemasok yang memastikan aliran produk lancar ke tingkat desa dan kelurahan. Pertambahan sebanyak delapan koperasi baru dalam sebulan terakhir menunjukkan momentum pertumbuhan yang konsisten dalam program ini.

Menurut Direktur Transformasi, Digitalisasi, dan Sustainability Pertamina Patra Niaga Tenny Elfrida, “Sekitar 33.347 tabung LPG telah didistribusikan melalui jaringan KDKMP, dan kami berharap jaringan ini dapat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.” Kolaborasi ini bukan sekadar menyediakan energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha setempat.

Manfaat langsung dirasakan masyarakat pengguna. Suwanto, warga Bintaro yang rutin membeli LPG di KDKMP setempat, bercerita kemudahannya: “Alhamdulillah, adanya LPG ini sangat membantu warga. Lokasinya juga dekat, sekitar 100 meter dari tempat tinggal kami. Semoga program ini semakin maju dan berjalan lancar.”

Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf meninjau langsung beberapa KDKMP di Jakarta dan Banten dan memuji model bisnisnya yang menggabungkan penjualan kebutuhan pokok, LPG, dan pemasaran produk UMKM lokal dengan harga yang lebih terjangkau.

Pada skala nasional, Kementerian Koordinator Bidang Pangan mencatat 10.070 KDKMP telah beroperasi per 15 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, 83.363 sudah berbadan hukum dan 60.854 memiliki Nomor Induk Berusaha, menunjukkan tingkat formalisasi usaha yang berkembang di tingkat komunitas.

Sumber: Antara News

Baca Juga

Scroll to Top