
Bank Mandiri terus memperkuat dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha kecil menengah dan mikro di seluruh nusantara. Data terbaru menunjukkan komitmen bank tersebut dalam membuka akses pendanaan yang lebih luas untuk mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Hingga September 2026, kredit untuk usaha mikro nonsubsidi Bank Mandiri mencapai Rp31,2 triliun dengan pertumbuhan 12,9 persen dibanding tahun lalu. Sementara kredit segmen SME, mikro, dan konsumer secara keseluruhan mencapai Rp174 triliun dengan pertumbuhan sembilan persen year-on-year.
Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama menjelaskan bahwa pendekatan terhubung antar layanan menjadi kunci strategi ini. “Layanan yang saling terhubung mendukung kebutuhan transaksi dan pembiayaan nasabah dalam ekosistem tersebut,” ujarnya dalam paparan kinerja kuartal III 2026.
Jangkauan pembiayaan telah mencakup 37 provinsi dengan pertumbuhan yang bervariasi di berbagai wilayah. Kredit di Bali dan Nusa Tenggara tumbuh 10,3 persen, Jawa dan DIY 5,97 persen, sementara Sumatera mencatat pertumbuhan 5,09 persen per September 2026.
Selain perluasan kredit, Bank Mandiri juga fokus meningkatkan kualitas layanan melalui transformasi layanan menyeluruh. Program tersebut mencakup perbaikan operasional di kantor cabang, contact center, dan saluran digital untuk memenuhi ekspektasi nasabah yang terus berkembang.
Upaya transformasi sudah menunjukkan hasil nyata sejak September 2026. Jumlah keluhan nasabah turun 74 persen dibanding Juli 2025, waktu antrean di kantor cabang berkurang signifikan, dan hampir semua proses penilaian agunan dapat diselesaikan dalam dua hari kerja.
Bank Mandiri meluncurkan fitur terbaru bernama Livin’ Call melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, memungkinkan nasabah terhubung dengan petugas dalam hitungan detik tanpa biaya telepon atau pulsa. Langkah ini merupakan bagian dari visi bank untuk memberikan pengalaman perbankan terbaik di setiap interaksi dengan nasabah.
Sumber: Republika
Baca Juga

Brand Lokal Butuh Inovasi dan Platform Digital untuk Rebut Pasar yang Lebih Luas

Temukatsu Resto Tawarkan All You Can Eat Nusantara di Nemuru Hotel Ciputat

IPLT Madurejo Harus Perbaiki Proses Pengolahan Setelah Ditemukan Logam Berat

