
Tumpukan sampah yang selama ini dianggap beban biaya bagi kota, kini dilirik sebagai sumber pemasukan baru. Perusahaan energi terbarukan Oikos Earth datang ke Makassar dengan tawaran menarik: mengubah gas dari timbunan sampah di TPA Antang Tamangapa menjadi uang lewat skema perdagangan karbon.
CEO Oikos Earth, Muh Syiraz, langsung menemui Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di rumah jabatan wali kota pada Kamis lalu. Dalam pertemuan itu, Syiraz memaparkan potensi besar TPA Tamangapa yang sudah beroperasi sejak era 1990-an. Semakin lama timbunan sampah terbentuk, semakin besar pula kandungan gas metana yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah organik di dalamnya.
Gas metana sendiri adalah salah satu gas rumah kaca yang berbahaya bagi lingkungan jika dibiarkan lepas ke udara bebas. Lewat teknologi penangkapan metana atau yang dikenal sebagai methane capture, gas itu bisa ditahan lalu diubah menjadi kredit karbon — semacam sertifikat lingkungan yang bisa diperjualbelikan di pasar internasional.
“Metana yang tadinya bisa terlepas ke atmosfer, dengan kita tangkap, itu bisa kita terbitkan instrumen lingkungan yang namanya carbon credit. Jadi, eksplorasi ini sebenarnya ingin melihat bahwa TPA itu bukan cuma cost, tetapi juga bisa menjadi pendapatan, bisa menjadi PAD,” kata Syiraz.
Selain perdagangan karbon, Oikos Earth juga membidik peluang lain. Gas metana yang sudah ditangkap bisa diolah lebih lanjut menjadi biometana terkompresi — pada dasarnya bahan bakar alternatif yang bisa dijual ke sektor industri. Ini berarti satu sumber gas bisa menghasilkan dua aliran pendapatan sekaligus.
Jika kerja sama ini terwujud, Pemerintah Kota Makassar berpotensi mendapat tambahan Pendapatan Asli Daerah dari aset yang selama ini hanya menguras anggaran. Tentu masih ada proses panjang yang harus dilalui, mulai dari kajian teknis hingga pemenuhan syarat mekanisme pengurangan emisi yang berlaku, sebelum proyek ini benar-benar bisa berjalan.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Ekonom Pesimis Target Pertumbuhan 6 Persen Bisa Dicapai di 2027

Galeri Investasi UYM Sabet Penghargaan BEI, Mahasiswa Didorong Melek Investasi

Kemenhub Kejar KAI Selesaikan 35 Trainset KRL Jabodetabek, Masih Kurang 8 Rangkaian

