
Mulai 1 Desember 2026, penumpang kereta api akan mendapatkan pilihan jadwal yang lebih banyak dari Stasiun Gambir. PT Kereta Api Indonesia melalui divisi regional Jakarta mengumumkan penambahan keberangkatan dari 39 menjadi 45 perjalanan per harinya.
Penambahan ini merupakan bagian dari peluncuran jadwal operasional kereta terbaru (GAPEKA 2026) yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas waktu perjalanan. Sebagaimana dijelaskan Franoto Wibowo, manajer humas KAI regional Jakarta, “Penambahan enam perjalanan serta peningkatan keberangkatan dari Stasiun Gambir menjadi 45 perjalanan merupakan upaya KAI untuk memberikan alternatif waktu perjalanan yang semakin beragam, sesuai kebutuhan pelanggan.”
Secara keseluruhan, di wilayah Jakarta, jumlah perjalanan kereta jarak jauh naik dari 152 menjadi 158 rute (dengan 79 berangkat dan 79 kembali). Sementara itu, Stasiun Pasar Senen tetap menjalankan 34 perjalanan seperti biasanya, dan layanan kereta lokal Pangrango juga stabil di angka 36 perjalanan.
Perluasan layanan tidak hanya terbatas di pusat kota. Stasiun-stasiun di sekitaran Jakarta seperti Bekasi, Cikarang, dan Karawang juga akan mengalami peningkatan frekuensi pemberhentian kereta dari Jakarta. Misalnya, pemberhentian di Bekasi naik dari 64 menjadi 71 perjalanan, sementara Cikarang melonjak dari 23 menjadi 29 perjalanan.
Perusahaan menekankan bahwa setiap peningkatan frekuensi tetap mempertimbangkan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Franoto menegaskan, “Penambahan perjalanan kereta api dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan layanan dan kesiapan operasional. Bagi KAI, peningkatan frekuensi perjalanan harus tetap berjalan seiring dengan pemenuhan standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan.”
Selain layanan penumpang, armada kereta barang juga akan ditambah dari 34 menjadi 36 perjalanan. Masyarakat diminta untuk memeriksa ulang jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta mereka sebelum tanggal efektif baru berlaku untuk menghindari ketinggalan perjalanan.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Pemerintah Perkuat Pengawasan Jagung Murah untuk Lindungi Peternak Ayam Rakyat

Investor Inggris dan Belanda Siap Tanam Modal Rp2,5 Triliun di Kawasan Industri Indonesia

Pertamina Mandalika Racing Series Buka Peluang Bisnis bagi UMKM Lokal Lombok

