Koperasi BMLN dan TNI AL Garap Lahan Jagung di Cariu Bogor, Libatkan Koperasi Desa dan Warga Lokal

Koperasi BMLN dan TNI AL Garap Lahan Jagung di Cariu Bogor, Libatkan Koperasi Desa dan Warga Lokal

Lahan pertanian di Cariu, Kabupaten Bogor, kini menjadi titik awal kolaborasi antara koperasi dan militer untuk membangun rantai usaha jagung yang melibatkan masyarakat desa secara langsung. Koperasi Bumi Makmur Lestari Nusantara (BMLN) menggandeng TNI Angkatan Laut lewat Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III untuk mengembangkan budidaya jagung di kawasan tersebut.

Kesepakatan ini resmi ditandatangani pada Kamis, 8 Oktober 2026, di Tebet, Jakarta Selatan. Penandatanganan dihadiri sejumlah pihak penting, termasuk Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor Entis Sutisna.

Jagung yang dihasilkan dari lahan Cariu ditujukan sebagai bahan baku pakan ternak. Lebih dari sekadar menanam, kerja sama ini dirancang untuk membentuk rantai usaha yang terhubung dari proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi ke pengguna akhir.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) — yakni koperasi berbasis desa yang berperan mengorganisir kegiatan ekonomi warga — akan dilibatkan dalam distribusi sarana pertanian dan pengembangan usaha di sekitar kawasan. Warga setempat juga berpeluang ikut serta mulai dari persiapan lahan, penanaman, panen, hingga pengolahan pascapanen.

Dalam pembagian peran, TNI AL melalui Kodaeral III mendukung pengembangan lahan, sementara BMLN mengelola kegiatan usaha dan agribisnis secara keseluruhan. Pemerintah Kabupaten Bogor turut hadir sebagai mitra melalui dinas teknis yang membidangi pertanian.

Program ini akan berjalan secara bertahap, dan keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan lahan, ketersediaan pupuk serta bibit, produktivitas tanaman, dan kepastian pasar untuk menyerap hasil panen. Jika berjalan sesuai rencana, model ini bisa menjadi contoh nyata bagaimana koperasi desa berperan aktif dalam rantai pasok pertanian lokal.

Sumber: Republika

Baca Juga

Scroll to Top