Menperin Baru Sarmuji Dapat Catatan Penting dari Kadin soal Industri Nasional

Menperin Baru Sarmuji Dapat Catatan Penting dari Kadin soal Industri Nasional

Pergantian Menteri Perindustrian dalam reshuffle Kabinet Merah Putih langsung disambut dengan daftar pekerjaan rumah dari dunia usaha. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta Sarmuji, yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian, untuk segera fokus pada sejumlah isu krusial yang selama ini menghambat pertumbuhan industri dalam negeri.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian, Saleh Husin, menyebut ada empat hal mendesak yang harus jadi prioritas Sarmuji. Keempatnya adalah jaminan pasokan bahan baku, penyederhanaan perizinan usaha, akses energi dengan harga yang kompetitif, serta kepastian berusaha bagi pelaku industri.

Soal perizinan, Saleh menegaskan bahwa prosedur yang rumit dan panjang selama ini justru menambah beban biaya bagi industri. Sementara soal energi, harga yang tidak bersaing membuat industri dalam negeri sulit bertahan, apalagi di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak.

Saleh menilai Sarmuji punya modal awal yang cukup kuat karena latar belakangnya sebagai anggota DPR yang pernah bertugas di komisi yang bermitra dengan Kementerian Perindustrian. “Dengan ditunjuknya Pak Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, tentu harapan saya, dimana beliau sudah lama menjadi anggota DPR dan pernah di komisi yang menjadi mitra Kementerian Perindustrian, tentu dengan sendirinya mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi industri dalam negeri. Apalagi dalam situasi ekonomi global yang masih terus bergejolak,” ujar Saleh.

Saleh juga menutup pernyataannya dengan optimisme. “Saya kira kalau keempat hal ini bisa dituntaskan oleh Pak Menperin Sarmuji maka insyaAllah industri nasional kita akan tumbuh pesat dan maju,” katanya. Saleh sendiri pernah menjabat Menteri Perindustrian pada periode 2014-2016, sehingga memahami betul tantangan di posisi tersebut.

Di sisi lain, Saleh turut mengapresiasi kinerja menteri sebelumnya, Agus Gumiwang Kartasasmita, yang dinilai telah menuntaskan tugasnya dengan baik. Ia berharap pengalaman Agus masih bisa terus dimanfaatkan untuk mendorong kemajuan industri nasional ke depan.

Sumber: Antara News

Baca Juga

Scroll to Top