
Indonesia kini memiliki destinasi wisata ziarah baru yang menarik perhatian, bernama Camino de Flores. Jalur sepanjang 70 kilometer ini terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan dirancang khusus untuk wisatawan yang tertarik pada perjalanan spiritual berbasis agama Katolik.
Konsep Camino de Flores diilhami oleh Camino de Santiago, sebuah rute ziarah terkenal di Spanyol yang telah menjadi destinasi wisata religi populer di Eropa selama berabad-abad. Dengan mengadopsi model serupa, Indonesia kini menawarkan pengalaman serupa kepada peziarah dan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kehadiran jalur ziarah ini membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal di sekitar NTT, mulai dari penyediaan akomodasi, layanan kuliner, hingga jasa pemandu wisata. Ekonomi lokal diharapkan mendapat manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan yang tertarik mengikuti perjalanan spiritual ini.
Camino de Flores menunjukkan bagaimana potensi wisata religi dapat dikembangkan sebagai produk wisata autentik di daerah lokal. Dengan panjang jalur yang cukup menantang dan nilai spiritual yang kuat, rute ini menjadi alternatif menarik bagi turis yang mencari pengalaman lebih bermakna dari sekadar liburan biasa.
Sumber: Detik Travel
Baca Juga

IPLT Madurejo Harus Perbaiki Proses Pengolahan Setelah Ditemukan Logam Berat

Kereta Api Sumbar Diaktifkan Lagi, Harapannya Percepat Pengiriman Hasil Bumi dan Tambang

Tomat Ceri Lokal Raih Penjualan Lebih Tinggi Berkat Strategi Media Sosial

