
Ratusan pelaku usaha kecil menengah (UMKM) di Jawa Barat baru-baru ini mendapat kesempatan emas untuk menyelaraskan bisnis mereka dengan standar halal. Tokopedia, TikTok Shop, dan Kemenko Perekonomian memfasilitasi 150 UMKM di wilayah tersebut untuk meraih sertifikasi halal wajib, sekaligus melatih mereka tentang strategi pemasaran digital yang efektif.
Bagi pelaku bisnis makanan lokal seperti pemilik Brownies Bella asal Bandung, langkah sertifikasi halal bukan sekadar formalitas belaka. Salma Nabila, pemilik usaha tersebut, mengatakan: “Sejak mengurus sertifikasi halal pada 2025, kami makin percaya diri dalam memasarkan produk dan menjangkau konsumen yang lebih luas.” Keputusan ini terbukti membuka akses ke segmen pasar yang lebih besar dan meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap produk yang dijual.
Manfaat sertifikasi halal tidak hanya berhenti pada aspek kepercayaan konsumen. Menurut Nabila, sertifikasi ini juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, bukan hanya untuk memenuhi regulasi yang berlaku, melainkan untuk membuka pintu ekspansi pasar yang lebih jauh dan strategis.
Program pelatihan yang diselenggarakan juga mencakup keterampilan pembuatan konten digital dan optimalisasi discovery commerce—strategi untuk secara aktif mencari dan menjangkau calon pembeli. Vonny Susamto, Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, menjelaskan bahwa kombinasi sertifikasi halal dan keterampilan digital marketing memungkinkan penjual untuk membangun kepercayaan sekaligus meningkatkan penjualan dan membangun merek.
Dukungan pemerintah terhadap inisiatif ini juga kuat. Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengapresiasi kolaborasi ini karena menggabungkan edukasi sertifikasi dengan pelatihan pemasaran digital secara bersamaan. Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong UMKM melalui pendampingan teknis dan bahkan menyediakan fasilitas sertifikasi halal gratis melalui skema self-declare bagi yang memenuhi kriteria.
Dengan adanya dukungan terintegrasi dari platform e-commerce besar, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah, UMKM lokal kini memiliki akses yang lebih mudah untuk meningkatkan kredibilitas produk mereka sekaligus memperkuat strategi pemasaran digital, membuka peluang pertumbuhan bisnis yang lebih signifikan.
Sumber: Republika
Baca Juga

IPLT Madurejo Harus Perbaiki Proses Pengolahan Setelah Ditemukan Logam Berat

Kereta Api Sumbar Diaktifkan Lagi, Harapannya Percepat Pengiriman Hasil Bumi dan Tambang

Tomat Ceri Lokal Raih Penjualan Lebih Tinggi Berkat Strategi Media Sosial

