
Permintaan layanan pengiriman paket online terus mendorong pertumbuhan pendapatan Pos Indonesia di Papua. Kantor Cabang Utama Jayapura mencatatkan peningkatan signifikan dalam perolehan bisnis sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026.
Angkanya mengesankan: perusahaan milik negara ini berhasil meraup Rp20,8 miliar dari Januari hingga September. Jumlah ini jauh lebih besar ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai kenaikan hampir 43 persen dari pendapatan Rp14,5 miliar.
Pertumbuhan ini didorong oleh tiga pilar utama. Pertama, transaksi di pasar online lokal (sering disebut loka pasar atau marketplace lokal) yang semakin ramai. Kedua, jasa kurir yang memfasilitasi pengiriman dari penjual ke pembeli. Ketiga, layanan logistik yang melayani kebutuhan pengiriman skala bisnis di wilayah Papua.
Lonjakan permintaan pengiriman mencerminkan semakin aktifnya perdagangan digital di kawasan timur Indonesia. Masyarakat Papua mulai terbiasa berbelanja dan berbisnis melalui platform online, menciptakan peluang bisnis baru bagi operator logistik lokal maupun nasional. Tren ini menunjukkan potensi pertumbuhan ekonomi digital yang masih luas di daerah-daerah luar Jawa.
Sumber: Antara News
Baca Juga

IPLT Madurejo Harus Perbaiki Proses Pengolahan Setelah Ditemukan Logam Berat

Kereta Api Sumbar Diaktifkan Lagi, Harapannya Percepat Pengiriman Hasil Bumi dan Tambang

Tomat Ceri Lokal Raih Penjualan Lebih Tinggi Berkat Strategi Media Sosial

